Kamis, 19 September 2013
OLAHRAGA 12 MENIT JAGA TUBUH TETAP FIT
Lupakan menghabiskan waktu berjam-jam di gym atau tempat fitness jika anda cuma ingin sekedar menjaga kebugaran tubuh. Hanya dengan melakukan olahraga berat selama 12 menit dalam seminggu, itu sudah cukup untuk membuat tubuh anda tetap bugar dan sehat, sebuah studi baru menunjukkan.
Manfaat Melakukan Olahraga Berat Dengan Waktu Yang Singkat
Empat menit melakukan olahraga berat selama tiga kali dalam seminggu bisa meningkatkan kadar asupan oksigen, menurunkan tekanan darah, dan kadar glukosa. Hal ini berdasarkan hasil temuan sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Norwegian University of Science and Technology.
Selama sepuluh minggu program berjalan, tim peneliti memonitor efek olahraga yang berbeda dengan melibatkan 26 pria sehat yang kurang aktif dan kelebihan berat badan. Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Peserta dalam kelompok pertama (1-AIT) melakukan empat menit sesi olahraga, tiga kali dalam seminggu. Peserta dalam kelompok kedua (4-AIT) melakukan 16 menit sesi olahraga (yang dibagi menjadi empat menit), selama tiga kali dalam seminggu.
Hasilnya, kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan dalam asupan oksigen, yakni sebanyak 10 persen dari kelompok olahraga berat pertama(empat menit) dan 13 persen dari kelompok kedua (16 menit). Namun kelompok olahraga berat 16 menit terbukti lebih efektif dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh.
Para peneliti menyarankan bahwa melakukan olahraga berat secara singkat dan dilakukan selama tiga kali per mingu dapat menjadi strategi efisiensi waktu untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan menurunkan tekanan darah pada orang dewasa yang sehat dan produktif namun kurang aktif.
Menurut Arnt Erik Tjonna, penulis penelitian ini, hasil temuan ini seakan menambah bukti lagi bahwa olahraga dengan volume rendah namun intensitasnya tinggi bisa menjadi sarana efisiensi waktu untuk mendapatkan manfaat kesehatan bagi tubuh.
“Tipe olahraga 1-AIT dapat segera diimplementasikan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari dan dapat diterjemahkan dengan mudah ke dalam program yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujar Tjonna. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Public Library of Science One.
Bagi anda yang ingin menerapkan program ini, anda bisa mencoba olahraga skipping atau push-up. Jenis-jenis olahraga seperti ini cukup sederhana, praktis, dan mudah, namun dapat memberikan manfaat kesehatan yang besar bagi tubuh
WANITA LEBIH BAIK DALAM MENGINGAT WAJAH SESEORANG
Siapakah yang lebih baik dalam mengingat sesuatu, pria atau wanita? Sepertinya, jawabannya adalah wanita. Hal ini bukanlah tanpa alasan, karena didasarkan oleh berbagai penelitian yang telah menunjukkan bahwa wanita lebih mudah mengingat dibandingkan pria. Sebelumnya, di pertengahan tahun 2012, terdapat penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di London, Inggris, yang menunjukkan bahwa wanita cenderung mempunyai daya ingat yang lebih baik daripada pria. Dan baru-baru ini, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa wanita diketahui lebih baik dalam mengingat wajah orang dibandingkan pria.
Apa yang membuat wanita bisa mengingat wajah orang lebih baik dibandingkan pria? Berdasarkan temuan dari penelitian yang dilakukan di Kanada ini, hal tersebut dikarenakan sebagian besar wanita menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempelajari ciri-ciri wajah seseorang tanpa mereka sadari.
Para peneliti menggunakan teknologi ‘eye-tracking’ untuk memantau di mana para peserta melihat bagian wajah seseorang seperti mata, hidung, atau mulut ketika mereka diperlihatkan serangkaian wajah-wajah yang berbeda di layar komputer.
“Kami menemukan bahwa wanita melihat lebih banyak wajah-wajah baru dibandingkan pria. Ini memungkinkan mereka memiliki memori atau daya ingat yang lebih baik,” ujar Jennifer Heisz, seorang asisten penulis penelitian ini dan asisten profesor di departemen kinesiologi di McMaster University, Hamilton, Ontario.
Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan pada 21 Mei dalam jurnal Psychological Science, titik perhatian wanita tertinggi terhadap ciri-ciri wajah terjadi pada tingkat bawah sadar. Temuan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang mengapa beberapa orang lebih baik dalam mengingat wajah dan juga menunjukkan bahwa orang dapat meningkatkan daya ingat atau memori mereka dengan mengubah cara mereka dalam mengamati wajah seseorang.
“Hasil ini membuka kemungkinan bahwa perubahan pola pergerakan mata dapat mengarahkan pada daya ingat yang lebih baik” kata salah satu penulis studi, David Shore, seorang profesor psikologi di McMaster, dalam sebuah rilis berita. “Hal ini bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan daya ingat terhadap wajah seseorang pada masyarakat umum, terutama pada orang yang mengalami gangguan memori seperti pada orang yang sudah berusia lanjut.”
LARI ATAU JALAN KAKI
Menurut sebuah studi, jalan kaki sebetulnya juga memiliki manfaat yang sama dengan berlari. Keduanya sama-sama efektif meredakan stres, menurunkan kolesterol, risiko penyakit diabetes, dan juga risiko penyakit jantung. Namun terkait dengan alasan-alasan tertentu, jalan kaki justru dinilai lebih baik dibandingkan dengan lari. Bagaimana bisa? Simak ulasannya berikut ini yang disadur dari Mother Nature Network.
Alasan Mengapa Memilih Jalan Kaki
1. Sistem Imun
Jalan kaki dapat memberikan manfaat kesehatan untuk jangka panjang. Jalan kaki tidak membahayakan sistem imun tubuh anda jika dibandingkan dengan lari. Selain itu, lari, terutama lari maraton juga memiliki risiko membakar jaringan otot. Hal inilah yang pada akhirnya membuat sistem imun melemah, dan tubuh jadi lebih rentan terserang penyakit.
2. Kesehatan Jantung
Lari tidak disarankan bagi orang yang mempunyai kondisi jantung lemah. Hal ini karena berlari dapat membahayakan kesehatan jantung mereka. Namun demikian, alternatif aktivitas fisik bagi penderita jantung lemah selain berlari adalah jalan kaki, dimana manfaat kesehatan yang bisa diperoleh juga tidak kalah baiknya.
3. Persendian
Ada beragam kasus cedera yang dialami para atlet lari atau pelari. Mereka juga cenderung mengalami peradangan di bagian persendian seperti pinggang, kaki, dan sendi lainnya. Hal ini dikarenakan berlari akan mengurangi ‘cairan pelumas’ yang ada di bagian sendi tubuh. Namun hal tersebut tidak terjadi pada orang yang rutin jalan kaki.
4. Tulang rawan
Selain persendian, lari dalam jangka panjang juga berisiko menyebabkan masalah pada tulang rawan yang akan mengalami degradasi. Permasalahan pada tulang rawan ini bisa memicu terjadinya beberapa penyakit, misalnya osteoartritis.
5. Sengatan panas
Cuaca yang panas memanglah saat yang tidak ideal untuk berlari, karena berisiko tinggi terkena kondisi sengatan panas. Walaupun jalan kaki pada siang hari juga mempunyai risiko yang sama dengan berlari, akan tetapi risiko tersebut lebih rendah daripada lari. Jadi, daripada anda berlari di siang hari dengan tujuan untuk membakar lemak lebih banyak, sebaiknya anda jalan kaki saja karena manfaatnya pun juga sama baik.
Artikel ini tidak bermaksud mendoktrin anda untuk menjauhi olahraga lari. Anda yang mengerti kondisi tubuh anda sendiri. Jika kondisi tubuh anda tidak memungkinkan (seperti memiliki riwayat jantung lemah) maka memang sebaiknya anda tidak memilih olahraga lari. Sebaliknya, anda disarankan untuk berjalan kaki saja, karena juga memiliki manfaat kesehatan yang tidak kalah dengan lari. Semoga bermanfaat.
SERING MENAHAN KENCING RESIKO BATU GINJAL
Jangan Suka Menahan Kencing
Ginjal adalah salah satu organ penting bagi tubuh manusia, karena mempunyai peran yang sangat vital dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Menurut Dr.dr.H. Ari Fahrial Syam, salah satu dokter spesialis penyakit dalam di RSCM, Organ ginjal mempunyai fungsi penting bagi tubuh, diantaranya adalah mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh, serta menyaring dan membersihkan berbagai zat metabolisme tubuh.
Selain mengeluarkan berbagai zat yang tidak berguna untuk tubuh, Dr. Ari juga menambahkan jika ginjal dapat berperan dalam menyeimbangkan jumlah cairan dan elektrolit yang ada dalam darah. Jika terjadi gangguan keseimbangan terhadap cairan dan pembuangan tersebut, bisa jadi muncul ancaman gangguan kesehatan ginjal. Salah satu masalah yang biasanya muncul adalah batu ginjal.
Dr. Ari mengatakan jika salah satu penyebab seseorang menderita batu ginjal adalah kurangnya minum air putih dalam sehari. Seseorang disarankan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas dalam sehari. Adapun penyebab lainnya seseorang menderita penyakit ginjal adalah ‘gemar’ menahan buang air kecil. Hal ini mengakibatkan terjadinya penyakit batu ginjal. Maka dari itu, menurut Dr. Ari, solusi terbaik mencegah penyakit batu ginjal adalah dengan memenuhi kebutuhan air setiap harinya dan jangan sering menahan buang air kecil.
Dengan memenuhi asupan air putih sesuai yang disarankan, maka kebutuhan cairan dalam tubuh juga akan terpenuhi. Selain itu, keseimbangan di ginjal bisa berjalan dengan lancar. Anda sebaiknya juga mewaspadai saat terjadi gejala-gejala yang tidak biasa dalam keseharian. Hal yang demikian dapat menjadi pertanda bila anda tengah mengalami batu ginjal, dimana salah satu tandanya bisa anda temui ketika warna air seni berubah dan berbeda dari biasanya. Tanda-tanda awal seseorang menderita batu ginjal adalah ketika orang tersebut merasa air seninya berubah warna (merah) dan sering mengalami pegal-pegal di bagian pinggang.
MENINGKATKAN METABOLISME TUBUH
Tingkatkan Metabolisme Tubuh Dengan Gaya Hidup Sehat
1. Mengonsumsi makanan bergizi
Tingkatkan asupan protein. Selain itu perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, serta gandum. Di sisi lain kurangi makan camilan asin atau manis. Menerapkan pola makan sehat seperti ini dinilai cukup efektif dalam meningkatkan metabolisme.
2. Tidur yang cukup
Kurang tidur tidak hanya akan menggannggu ritme hidup anda di pagi hari, melainkan juga akan mengganggu metabolisme tubuh anda. Oleh sebab itu, pastikan anda telah memenuhi kebutuhan tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malamnya sehingga anda akan mendapatkan manfaat kesehatan yang nyata.
3. Makan secara teratur
Makan secara teratur dapat membuat metabolisme tetap berada pada level yang stabil, mencegah terjadinya penurunan. Maka dari itu, jangan pernah untuk melewatkan sarapan pagi, makan siang, maupun makan malam dengan makanan-makanan yang sehat tentunya.
4. Atasi stres
Salah satu penyebab datangnya penyakit berawal dari pikiran. Jika anda sedang banyak pikiran, hal tersebut bisa menyebabkan anda stres, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kesehatan anda termasuk terganggunya metabolisme anda. Maka dari itu, buat diri anda untuk selalu tetap nyaman dan bahagia, dan atasi stres sesegera mungkin ketika ia datang.
5. Hindari lemak jahat
Lemak jahat memang harus dihindari, namun bukan berarti anda tidak boleh mengonsumsi lemak baik. Justru mengonsumsi lemak baik atau lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dapat meningkatkan metabolisme tubuh anda.
6. Minum air
Cairan tubuh yang terpenuhi setiap harinya dapat memaksimalkan proses metabolisme di tubuh, serta juga dapat membantu membakar lemak di tubuh anda dengan cepat. Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup setiap harinya, 7 hingga 8 gelas air putih setiap hari sudah dinilai ideal untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
7. Aktif
Anda tidak perlu berolahraga apabila tidak memiliki waktu luang untuk melakukannya. Namun sebagai gantinya, anda disarankan untuk selalu bergerak secara aktif, karena hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh anda. Alih-alih menggunakan lift ketika di kantor, lebih baik anda memanfaatkan tangga.
MAKANAN PENINGKAT KADAR KOLESTROL
Tingginya kadar kolesterol dalam darah adalah salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung. Yang perlu anda ketahui adalah, tingginya kadar kolesterol tidak akan terbentuk dalam hitungan hari, namun secara perlahan-lahan. Pola makan yang salah sering dikambing-hitamkan menjadi salah satu penyebabnya, dan hal itu memang benar adanya.
Walaupun tidak mempunyai gejala, tanda-tanda, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung, anda tetap diwajibkan untuk menjaga pola makan yang sehat demi menjaga kesehatan tubuh anda. Mungkin anda merasa telah menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak, sumber kolesterol. Akan tetapi, ada beberapa makanan yang mungkin tidak anda duga sebelumnya, ternyata mengandung kolesterol yang tinggi.
Beberapa Makanan Tak Terduga Yang Bisa Meningkatkan Kadar Kolesterol
1. Pizza
Sepotong pizza memiliki kandungan lemak sebanyak 10 gram serta 4,4 gram lemak jenuh. Ini belum termasuk topping-nya yang kemungkinan besar juga mengandung lemak.
2. Produk kelapa
Walaupun pengonsumsian dalam tingkat sedang tidak terlalu memberikan efek buruk pada kadar kolesterol darah, namun produk kelapa seperti minyak kelapa maupun santan juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.
3. Pai dan Kue
Makanan-makanan ringan seperti kue menyumbang jumlah asupan kalori yang cukup besar bagi tubuh, yang pada akhirnya akan meningkatkan kadar kolesterol anda. Bahan-bahan yang sering dilibatkan dalam pembuatan kue seperti susu, krim, keju, dan mentega mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.
4. Produk susu
Produk susu memang menawarkan nutrisi penting seperti mineral, kalsium, vitamin, dan protein, namun juga mengandung lemak jenuh. Maka konsumsilah secara moderat atau pilihlah produk susu yang rendah lemak.
5. Popcorn
Satu wadah popcorn yang berukuran sedang mengandung 1200 kalori dan 60 gram lemak jenuh. Hal ini karena popcorn diolah dengan melibatkan minyak sehingga mempengaruhi kadar kolesterol.
6. Kentang tumbuk
Mashed potato atau kentang tumbuk yang sering dijumpai di restoran-restoran mewah, dinilai mengandung lemak yang cukup tinggi. Hal ini karena pengolahan kentang tumbuk melibatkan bahan-bahan seperti keju, mentega, susu, dan krim, sehingga membuat makanan berkarbohidrat ini dicap sebagai makanan yang tinggi lemak jenuh.
7. Gula tambahan
Gula tambahan memiliki hubungan dengan penurunan kadar kolesterol “baik” dalam darah. Mengurangi gula tambahan dalam makanan atau minuman tidak hanya mengurangi risiko penyakit diabetes, namun juga dapat memperbaiki kadar kolesterol.
8. Daging Unggas
Daging unggas memang bisa menjadi alternatif untuk menggantikan daging merah karena mengandung lemak yang lebih rendah. Namun apabila dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah banyak, daging unggas juga bisa memberikan efek negatif, di mana salah satunya ialah dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
MAKANAN PENINGKAT KADAR KOLESTROL
Tingginya kadar kolesterol dalam darah adalah salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung. Yang perlu anda ketahui adalah, tingginya kadar kolesterol tidak akan terbentuk dalam hitungan hari, namun secara perlahan-lahan. Pola makan yang salah sering dikambing-hitamkan menjadi salah satu penyebabnya, dan hal itu memang benar adanya.
Walaupun tidak mempunyai gejala, tanda-tanda, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung, anda tetap diwajibkan untuk menjaga pola makan yang sehat demi menjaga kesehatan tubuh anda. Mungkin anda merasa telah menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak, sumber kolesterol. Akan tetapi, ada beberapa makanan yang mungkin tidak anda duga sebelumnya, ternyata mengandung kolesterol yang tinggi.
Beberapa Makanan Tak Terduga Yang Bisa Meningkatkan Kadar Kolesterol
1. Pizza
Sepotong pizza memiliki kandungan lemak sebanyak 10 gram serta 4,4 gram lemak jenuh. Ini belum termasuk topping-nya yang kemungkinan besar juga mengandung lemak.
2. Produk kelapa
Walaupun pengonsumsian dalam tingkat sedang tidak terlalu memberikan efek buruk pada kadar kolesterol darah, namun produk kelapa seperti minyak kelapa maupun santan juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.
3. Pai dan Kue
Makanan-makanan ringan seperti kue menyumbang jumlah asupan kalori yang cukup besar bagi tubuh, yang pada akhirnya akan meningkatkan kadar kolesterol anda. Bahan-bahan yang sering dilibatkan dalam pembuatan kue seperti susu, krim, keju, dan mentega mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.
4. Produk susu
Produk susu memang menawarkan nutrisi penting seperti mineral, kalsium, vitamin, dan protein, namun juga mengandung lemak jenuh. Maka konsumsilah secara moderat atau pilihlah produk susu yang rendah lemak.
5. Popcorn
Satu wadah popcorn yang berukuran sedang mengandung 1200 kalori dan 60 gram lemak jenuh. Hal ini karena popcorn diolah dengan melibatkan minyak sehingga mempengaruhi kadar kolesterol.
6. Kentang tumbuk
Mashed potato atau kentang tumbuk yang sering dijumpai di restoran-restoran mewah, dinilai mengandung lemak yang cukup tinggi. Hal ini karena pengolahan kentang tumbuk melibatkan bahan-bahan seperti keju, mentega, susu, dan krim, sehingga membuat makanan berkarbohidrat ini dicap sebagai makanan yang tinggi lemak jenuh.
7. Gula tambahan
Gula tambahan memiliki hubungan dengan penurunan kadar kolesterol “baik” dalam darah. Mengurangi gula tambahan dalam makanan atau minuman tidak hanya mengurangi risiko penyakit diabetes, namun juga dapat memperbaiki kadar kolesterol.
8. Daging Unggas
Daging unggas memang bisa menjadi alternatif untuk menggantikan daging merah karena mengandung lemak yang lebih rendah. Namun apabila dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah banyak, daging unggas juga bisa memberikan efek negatif, di mana salah satunya ialah dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Langganan:
Postingan (Atom)