Pages

Minggu, 04 November 2012

Sinopsis The Moon Embraces The Sun

Episode 1
 
Itu adalah sebuah cerita yang diceritakan Ibu Suri pada salah seorang pengikut sekaligus keponakannya, Yoon Dae Hyeong. Ibu suri adalah Ibu dari Raja Seong Jo, Raja saat itu dan merupakan Raja fiksi Joseon.

Ibu Suri juga mengatakan pada Dae Hyeong kalau Raja sangat menyukai Pangeran Uiseong, dan pangeran Uiseong adalah pemimpin fraksi yang kuat. Ibu Suri cemas kalau Pangeran Uiseong akan mengancam tahta Raja. Ibu Suri meminta Dae Hyeong untuk menjadi pahlawan seperti dalam cerita, karena menurutnya matahari hanya ada satu begitu juga tahta raja juga hanya ada satu. Jadi agar tahta Raja tidak digoyahkan oleh Pangeran Uiseong maka Dae Hyeong harus mengahabisinya.


Malam itu, sekelompok penyelundup suruhan Dae Hyeong mengendap-endap masuk ke halaman rumah Uiseong. Para penyelundup itu menempelkan jimat dan mengubur sesuatu di tanah. Kelihatannya mereka memiliki maksud tertentu, yakni menfitnah seseorang atas kejahatan yang hendak mereka lakukan.


Ketika seorang penyelundup masuk ke rumah, seorang pria mengarahkan pedang ke lehernya. Pria tersebut tidak lain adalah Pangeran Uiseong, adik dari Raja Seong Jo. Pangeran Uiseong bertanya siapa yang memerintahkan mereka, tapi mereka malah menyerangnya. Si penjahat sengaja menjatuhkan senjatanya untuk mengalihkan perhatian Uiseong, kemudian langsung menyerangnya. Terjadi perkelahian singkat. Si penyelundup kemudian melemparkan panah beracun ke lengan Uiseong.
 
Di saat yang sama di tempat lain, seorang shaman (peramal)  terbangun dari tidurnya dengan terkejut. Shaman itu adalah Ari, dia merasa ada yang akan membunuh pangeran Uiseong. Dia ingin pergi tapi temannya Jang Nok Young melarangnya. Tapi Ari tetap pergi.

Ari berlari dengan cemas dan takut. Nok Young berusaha mengejar dan melarangnya pergi, namun Ari tetap berlari dengan cepat. Mendadak Ari berhenti berlari karena merasakan sesuatu. Ia menatap ke bulan yang mendadak menghilang dibalik awan dan muncul lagi dengan terang.

Di sisi lain, Uiseong sedang bertarung habis-habisan melawan para pembunuh. Namun sayang ia kalah jumlah. Ketika seorang pembunuh mengangkat pedangnya ke arah Uiseong, mendadak seseorang datang, dan menghentikannyanya. Orang itu adalah Dae Hyong.


Uiseong mendongak dan melihat Dae Hyeong berdiri di hadapannya. Dulu Dae Hyeong sering mendatangi Pangeran Uiseong untuk membujuk dia menjadi raja, tapi dia sekarang sudah berada di pihak lain dan ingin menjerumuskannya, dengan menjadikan pangeran Uiseong menjadi pengkhianat dimata Raja.

Di tempat lain, seorang pria tewas terbunuh. Ia mati seakan-akan gantung diri. Di atas mejanya, si pembunuh meninggalkan sebuah surat. Pria itu tidak lain adalah sahabat Uiseong.

Sebelum Dae Hyeong membunuh Uiseong, dia mengatakan kalau ini semua adalah perintah Ibu Suri.


Di balik dinding pagar, Ari melihat semua kejahatan itu, tapi bayangan Ari terpantul di pedang Dae Hyeong, sehingga membuat Ari dilihat olehnya. Dae Hyeong pun menyuruh orang-orang mengejar Ari. Ari berlari melewati hutan, berusaha kabur dari kejaran para penyelundup. Namun sayang ia menemui jalan buntu. Di depannya adalah jurang. Para penyelundup semakin mendekat. Ari semakin terpojok ke pinggir jurang. Tanpa sengaja, kaki Ari terpeleset dan ia jatuh ke jurang. Para penyelundup memutar untuk turun ke jurang. Seorang penyelundup menemukan pita milik Ari. Penyeludup itu bisa menebak kalau pita iitu milih shaman-shaman yang ada di balai Samawi.


Di balai Samawi, Ketua Shaman  mengetahui kalau Ari menghilang dan menanyakan keberadaannya. Ia pun menanyakan pada Nok Young, tapi Nok Young ragu ingin mengatakan yang sebenarnya.

Dae Hyeong menyerahkan pita milik Ari pada Ibu Suri Dengan mudah, ibu suri bisa menebak bahwa pita itu adalah milik Ari. Ari memiliki kemampuan luar biasa sebagai Shaman dan dicalonkan menjadi pemimpin balai samawi berikutnya. Dulu Ari pernah menjadi pelayan di rumah Pangeran Uiseong dan mereka terlibat percintaan. Dengan semua tebakannya, Ibu Suri punya ide baru untuk membawa nama Ari dalam kejahatannya dengan mengatakan Ari juga terlibat dalam pengkhianatan yang dilakukan oleh pangeran Uiseong. Ibu Suri juga akan meminta bantuan ketua balai samawi.


Pengawal kerajaan akhirnya mengetahui kalau dua orang anggota kerajaan tewas malam itu. Pengawal menyerahkan surat teman Uiseong pada Raja Seong Jo. Dalam surat tersebut dikatakan kalau teman Uiseong mati bunuh diri untuk menebus kejahatannya karena sudah mencoba memberontak. Malam itu, Uiseong dan temannya dinyatakan sebagai pengkhianat. Raja Seong Jo menunduk sedih.

Tidak lama kemudian, Ketua Balai Samawi masuk ke ruangan bersama dengan Dae Hyeong. Raja Seong Jo meminta penjelasan mengenai jimat yang ditemukannya di rumah Uiseong. Ketua Balai Samawi melirik sekilas ke arah Dae Seong, kemudian menjawab, "Jimat itu akan menguatkan kekuasaan sang matahari." Raja percaya semua itu.  Raja kemudian memerintahkan pengawalnya untuk mencari Ari.

Siang itu, sebuah rombongan kecil melewati hutan. Pelayan wanita dari rombongan itu berteriak histeris ketika melihat Ari terjatuh di tanah dalam keadaan sekarat.


Nyonya yang berada didalam tandu  adalah Shin Jung Kyung. Nyonya Shin keluar dari dalam tandu. Saat itu ia sedang mengandung. Nyonya Shin terkejut melihat Ari dan langsung menolongnya tanpa berpikir panjang.

Tandu hendak masuk melewati gerbang Ibu Kota, namun mendadak rombongan mereka dihentikan oleh penjaga. Pelayan melihat lukisan buronan yang dimaksud. Buronan tersebut tidak lain adalah Ari, wanita yang tadi ditolong oleh majikannya.


Dengan paksa, si penjaga membuka jendela tandu dan melihat Nyonya Shinyang sedang hamil. Diam-diam, Nyonya Shin menyembunyikan Ari dibalik gaunnya. Untuk sementara, Ari selamat. Tandu berjalan pergi. Di tanah, terdapat ceceran darah. Darah itu berasal dari dalam tandu. Penjaga menghentikan tandu Nyonya Shin sekali lagi.  Jendela dibuka dan si penjaga melihat gaun Nyonya Shin dipenuhi darah. Si nyonya merintih kesakitan. Pelayan berteriak panik. "Darah! Darah!" Pelayan memohon pada penjaga untuk melepaskan mereka karena majikannya berada dalam bahaya. Penjaga akhirnya membiarkan mereka lewat.

Ari berterima kasih pada Nyonya Shin karena telah menolongnya. Nyonya Shin dengan ramah menjawab kalau bayinyalah yang menyelamatkan Ari. Ari juga mengatakan kalau bayi Nyonya Shin adalah seorang perempuan cantik seperti bulan. Ari memperoleh kilasan-kilasan bayangan mengenai masa depan si bayi. Dimulai dengan pertemuan dengan seorang Putra Mahkota, menjadi Putri Mahkota, dan berakhir dengan tumpukan tanah seperti kuburan. Ari sadar bahwa nasib bayi itu akan buruk. Sebelum berpisah Aripun berjanji akan melindungi putri nyonya Shin. Nyonya shin tersenyum dan menunduk berterima kasih.

Tidak lama berjalan, Ari dikepung dan berhasil ditangkap. Ari disiksa habis-habisan.


Nok Young, menatapnya takut dan kasihan, namun tidak bisa melakukan apa-apa untuk menolong. Ia menatap Ketua Balai Samawi, namun si Ketua membuang muka.

Dae Hyeong menanyakan mengenai jimat yang ditemukan di kediaman Uiseong. Namun Ari bersikeras bahwa ia tidak tahu-menahu mengenai jimat tersebut. Saat mengatakan kalau jimat itu adalah kerja samanya dengan Pangeran Uiseong untuk mengakhianati raja, dan menyuruh Ari mengaku. Mendadak Ari berubah marah. Dia tidak terima.

"Pengkhianat, katamu?" tanya Ari. "Dan itu adalah bukti yang tertinggal? Kau pikir akulah satu-satunya orang yang menyaksikan semua kejadian itu, bukan? Kau pikir semua akan berakhir begitu kau melenyapkan aku, bukan? Kau salah besar! Bulan sedang melihatmu! Darah orang itu bukanlah satu-satunya yang mengenai pedangmu malam itu! Malam itu juga ada cahaya bulan! Tunggu dan lihat saja! Suatu saat nanti, semua kejahatanmu akan terbongkar! Suatu hari nanti, cahaya bulan akan mengakhiri hidupmu yang menyedihkan!"
Setelah disiksa habis-habisan, Ari dilempar ke dalam penjara. 


Nok Young mengunjunginya. Disanalah Ari meminta sahabatnya itu untuk melindunyi bayi Nyonya Shin. "Walaupun berada dekat dengan matahari akan mendatangkan bencana, namun takdirnya adalah berada disisi matahari dan melindunginya." kata Ari. "Tolong pastikan saja bahwa anak itu selamat. Lindungi dia demi aku."
"Siapa anak yang harus kulindungi?" tanya Nok Young.

Belum sempat Ari menjawab, penjaga penjara sudah menarik Nok Young pergi.

Keesokkan harinya, Ari akan dieksekusi hukuman mati. Sebelum mati, Ari melihat dua matahari dan satu bulan. "Kalian bertiga... jaga diri kalian." ujar Ari dalam hati. Ari tewas.


Disaat yang sama di tempat yang berbeda, seorang bayi perempuan lahir. Bayi itu diberi nama Heo Yeon Woo.

Beberapa tahun kemudian.


Istana sedang disibukkan oleh persiapan pesta perayaan. Para pelayan mendadak panik karena banyak buah yang menghilang secara tiba-tiba.

Disisi lain, seorang kasim datang untuk menjemput Putra Mahkota agar datang ke pesta perayaan. Betapa kagetnya kasim melihat kamar Putra Mahkota kosong. Saat itu, sang Putra Mahkota sepertinya sedang merencanakan kenakalan yang akan dilakukannya. Kelihatannya berniat kabur dari istana.
Tanpa disangka-sangka, Yeon Woo dan ibunya juga akan datang ke pesta perayaan di istana untuk melihat kakak Yeon Woo, Yeom. Rupanya hari itu akan diadakan penanugerahan untuk juara ujian negara. Para pelajar dari berbagai pelosok datang untuk menyaksikan pemberian penghargaan tersebut, termasuk Heo Yeom dan Kim Je Woon. Yeom adalah kakak kandung Yeon Woo, sementara Woon (bersama dengan Pangeran Yang Myeong) adalah murid dari ayah Yeon Woo. Yeom dinobatkan sebagai juara nomor satu dalam bidang akademik sementara Woon dinobatkan menjadi juara nomor satu dalam bidang beladiri.

Raja Seong Jo datang ke tempat diadakan penganugerahan untuk juara ujian negara. Semua orang bersujud memberi hormat padanya.
Mendadak seekor kupu-kupu kuning terbang dan hinggap di bahu Yeon Woo, kemudian terbang lagi.

Hwon, si Putra Mahkota nakal, keluar dari ruangan. Panas matahari  terasa menyengat. Dia menggunakan payung untuk melindungi kulitnya.
Ibu Yeon Woo menatap putranya dengan bangga. Ia juga sangat senang melihat wajah suaminya yang berseri. Karena keasikan menonton, ia sampai tidak sadar kalau Yeon Woo menghilang. Yeon Woo berjalan mengikuti kupu-kupu kuning.

Di tempat lain, Hwon menaiki tangga, hendak melompat keluar. Tanpa sengaja ia menoleh dan melihat Yeon Woo. Hwon terpana.

Kupu-kupu kuning menghantarkan Yeon Woo pada Hwon.

Hwon berusaha terdasar dari lamunannya. Namun ia malah terpeleset dari tangga dan terjatuh menimpa Yeon Woo. Payung merah Hwon melayang dan jatuh tepat di atas mereka. Payung itu kemudian terbang tertiup angin.


Hwon dan Yeon Woo kaget karena mereka terjatuh bersama. Setelah sadar dari rasa terkejut, mereka buru-buru bangkit. Dengan nada sok berkuasa, Hwon bertanya siapa Yeon Woo. Yeon Woo menatap Hwon dengan kesal. Yeon Woo berkata kalau dia datang ke kerajaan karena ingin melihat kakaknya menerima penganugerahan pelajar akademik terbaik. Dia mengira Hwon adalah pencuri dan akan melaporkannya ke panjaga. Yeon Woo beranjak pergi, namun Hwon menarik lengannya.
Hwon terkejut Yeon Woo mengira dia pencuri. Yeon Woo menunjuk tas yang dijatuhkan Hwon di tanah. Hwon memberi alasan kalau dia sedang mencari jalan keluar. Saat hwon ingin mengambil tasnya, tiba-tiba barang-barang didalamnya yang berupa uang dan perhiasan jatuh. Hwon berusaha memberi penjelasan lagi, tapi Yeon Woo malah berteriak-teriak memanggil penjaga. Hwon menutup mulut Yeon Woo dan menariknya pergi.
Hwon dan Yeon Woo berdebat mulut sejenak mengenai umur. Hwon berhasil menjebak Yeon Woo dan mengetahui kalau umur Yeon Woo adalah 13 tahun. Hwon lebih tua 2 tahun dari Yeon Woo. Yeon Woo hendak pergi memanggil penjaga, namun lagi-lagi Hwon menariknya. Dia tetap memberi penjelasan bohong pada Yeon Woo, jelas saja Yeon Woo tidak percaya.

Hwon akhirnya bercerita alasannya memanjat dinding. Hwon bilang kalau dia ingin mencari kakaknya. Dia dan kakaknya memiliki ayah yang sama, namun ibu yang berbeda. Walaupun begitu  kakaknya selalu memperlakukan Hwon  dengan baik. Walaupun kakaknya  pandai dalam segi akademik dan militer, tapi ia tidak bisa berpartisipasi dalam ujian negara. Walaupun ia memiliki potensi, ia tidak bisa menjadi pejabat negara. Walaupun ia menghormati dan menyayangi ayah, tapi ia tidak bisa menerima kasih sayang ayah. Walaupun ia menerima cinta dari banyak orang, tapi ia tidak bisa muncul di hadapan banyak orang. Hwon juga menyalahkan dirinya kalau kakaknya hidup seperti itu karena dia. Kakaknya mungkin takut disalahkan oleh kakaknya, jadi dia pergi dan tidak menemui Hwon lagi. Oleh karena itu, Hwon ingin pergi dan mencarinya.
Mendengar cerita Hwon, Yeon Woo berkata kalau Hwon tidak perlu menyalahkan dirinya untuk semua yag terjadi. Yeon Woo juga berkata kalau jadi anak emas atau anak yang tidak diakui, bukanlah sesuatu yang bisa kalian pilih. Jika kakakmu memang benar-nebar menyayangimu, ia pasti tidak akan menyalahkamu.  Yeon Woo malah asik mengoceh sendiri mengenai aturan-aturan negara yang tidak ia setujui. Yeon Woo segera menutup mulutnya ketika sadar bahwa ucapan kelewatan.
Hwon mengancam akan melapor pada penjaga. Yeon Woo memohon  agar Hwon tidak melakukannya. Yeon Woo juga tetap tidak percaya kalau Hwon bukan pencuri. Hwon ingin memberi tahu siapa dirinya, tapi itu tidak bisa dia lakukan, dan akhirnya dia hanya bilang kalau  dia adalah pejabat di kerajaan, walaupun dia ragu, tapi ternyata Yeon Woo percaya. Yeon Woo dan Hwon berjalan bersama kembali ke dalam halaman istana.
 
Nyonya Shin sangat cemas mencari-cari putrinya. Ia bahkan sampai melapor ke penjaga. Diam-diam, Hwon berbisik pada penjaga agar tidak mengungkapkan identitasnya pada Yeon Woo. Pada Yeon Woo, Hwon hanya bilang kalau dia sudah mengakui kesalahannya sudah mencuri, dan penjaga membawanya. Yeon Woo hanya diam, memandang kepergian Hwon.
Saat Yeon Woo dan ibunya hendak pulang. Mendadak, seorang pelayan istana keluar dan menyerahkan sesuatu pada Yeon Woo. Itu adalah sebuah surat dari Hwon. Selain menyerahkan surat itu, ia juga berpesan sesuatu untuk Yeon Woo, "Berhati-hatilah jika berjalan pada malam hari." Yeon Woo tersenyum. "Jika ia berkata begitu, seharusnya ia memang bukan orang jahat."
Raja Seong Jo memarahi Hwon karena mencoba melarikan diri dari istana. Hwon berkata alasannya adalah untuk menemui Yang Myeong untu membicarakan sebuah buku. Raja marah, lalu memerintah untuk memperketat pengawasan pada Hwon.
Ibu Suri dan Dae Hyeong membahas mengenai calon mentor yang akan mendidik Hwon. Dae Hyeong berjanji untuk mencarikannya.

Ratu So Hye memohon pada Raja agar mengizinkan Yang Myeong keluar masuk istana dengan bebas. Raja memotong perkataan Ratu dengan marah. Raja menolak mentah-mentah usulan Ratu. Ratu keluar dan mengatakan pada Ibu Yang Myeong bahwa Raja menolak permintaannya.
Setelah melakukan perjalanan, Yang Myeong kembali ke ibu kota. Ia pergi ke pasar menjual burung tangkapannya. Dia ingin memberikan hadiah untuk teman-temannya dari hasil penjualan burung yangdia tangkap.

Tidak jauh dari sana, Yang Myeong melihat sebuah antrian panjang. Orang-orang itu mengantri untuk mendapatkan batu ajaib yang dipercaya bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Si penjual mengatakan bahwa batu itu adalah batu yang diberi kekuatan spiritual oleh seorang peramal berusia 8 tahun dan memiliki kekuatan spiritual seperti Jang Nok Yeong. Yang Myeong tersenyum. Dia berniat memberikan batu itu sebagai hadiah.

Dengan bersemangat, Yang Myeong berebut batu itu bersama orang-orang lain. Dari kejauhan, Jang Nok Yeong mengamati keramaian itu. Rupanya si penjual berusaha menipu orang-orang dengan mengatasnamakan peramal. Disanalah Nok Yeong melihat Yang Myeong untuk pertama kalinya. Ia teringat perkataan Ari. "Joseon memiliki dua matahari."


Yang Myeong mengantri untuk mendapatkan batu dari peramal cilik. Yang Myeong melihat bibir si peramal. Bibirnya kering dan ia kelihatan sengsara. Ia sadar kalau anak itu sudah menjadi korban eksploitasi anak-anak dan diperalat untuk menipu. "Aku lapar." bisik anak itu ada si pria. Namun pria itu malah mencobit peramal cilik. Melihat itu Yang Myeong meledak marah. "Tidakkah kau mendengar kalau ia kelaparan?!" serunya. Ia juga melihat kalau seluruh tubuh anak itu dipenuhi luka memar akibat siksaan. Penipuan itu berhasil dibongkar oleh Yang Myeong. Para pelanggan mengamuk. Di antara kericuhan itu, Yang Myeong membopong dan hendak membawa si anak ke tabib. Di tengah jalan menuju tabib, Yang Myeong dikepung oleh sekelompok orang. Seorang pria merebut si anak dari Yang Myeong dengan paksa, namun Nok Yeong menghadang jalannya. Nok Yeong membawa banyak penjaga bersamanya.

Para pria hendak menghajar Yang Myeong. Yang Myeong memberi ancaman pada mereka.  Tapi para pria itu tidak peduli dan terus memukuli Yang Myeong. Myeong berkata kalau guru beladirinya adalah juara ujian negara. Para pria itu malah tidak percaya dan malah berkata kalau ayahku adalah Raja.  Yang Myeong jatuh terjerembab ke tanah tanpa perlawanan. Ia menarik napas dalam dan bangkit dengan cepat. Sudah habis kesabarannya. Saat itu salah satu pria malah berkata kalau dia kenal dengan raja dan raja tidak punya anak seperti Myeong.  Yang Myeong menghajar para pria itu dan berhasil mengalahkan mereka dengan mudah.

Yang Myeong menatap istana dari kejauhan. "Yang Mulia, pengabdi setiamu sudah kembali." ujarnya dalam hati. "Maafkan aku karena belum sempat memberi hormat. Putra Mahkota, apa saja yang kau lakukan selama ini?"
 
Kasim, para penjaga dan para dayang mengawal Hwon dengan ketat kemanapun Hwon pergi, sehingga membuat Hwon kesal. Mendadak, kelopak-kelopak bunga berguguran. Hwon teringat pada pertemuannya dengan Yeon Woo. Hwon tersenyum. "Jika kau tahu kalau aku Putra Mahkota, kau pasti akan lebih mengomel lagi." gumamnya. "Mungkin kita tidak akan pernah bertemu lagi." Hwon terkejut melihat payung merahnya melayang-layang di udara.
Di sisi lain, Yeon Woo membaca surat dari Hwon. Hwon menulis teka-teki yang sulit ditebak oleh Hwon. Ia kemudian bertanya pada Seol, pelayannya. Namun tentu saja Seol tidak mengerti.
Yang Myeong berjalan perlahan, kemudian memanjat dinding. Ia tersenyum seraya menatap sebuah rumah. Dari dalam rumah itu, Yeon Woo berjalan keluar. Yang Myeong terkejut. Yeon Woo masih berkutat memikirkan teka-teki dari Hwon. Yang Myeong memperhatikannya dari jauh.
Yeon Woo berpikir dan terus berpikir. Akhirnya ia berhasil mengetahui bahwa jawaban teka-teki dari Hwon adalah matahari. Yeon Woo tahu dengan pasti apa arti matahari. Matahari mengisyaratkan Raja/Putra Mahkota.  Yeon Woo terduduk di tanah dengan shock. Dia sadar kalau orang yang ditemuinya adalah putra mahkota.

Hwon tersenyum melihat payungnya. "Apakah ini artinya... aku bisa bertemu denganmu lagi?" pikirnya dalam hati.

"Putra Mahkota, apa kau tahu?" pikir Yeon Woo dalam hati. "Bagiku, ini adalah sebuah keberuntungan."
Yang Myeong menatap Yeon Woo. "Aku benar-benar senang bisa melihatmu lagi, Heo Yeon Woo." katanya dalam hati.

Senin, 22 Oktober 2012

7 Serangga Cantik Paling Unik di Dunia

1. Lymantrid Moth (Dasychira pudibunda)
Lymantrid Moth (Calliteara pudibunda) adalah ngengat yang banyak hidup di hutan Denmark Beech (Fagus sylvatica). Setiap betinanya dapat meletakkan 300-400 telur. Dan ketika menjadi ulat kecil akan sangat mudah tertiup oleh angin. Dan pada akhir musim gugur ulat sepenuhnya telah menjadi dewasa, hingga sekitar 5 cm panjangnya dan berwarna sangat indah.

2. Devil's Flower Mantis (Idolomantis diabolica)
Idolomantis Diabolica yang kadang-kadang dikenal sebagai "Raja dari Segala Belalang Sembah", alasannya adalah karena keindahan, ukuran dan kelangkaan, dan merupakan salah satu spesies terbesar dari belalang sembah yang menyerupai bunga.

3. Damselfly (Ischnura heterosticta)
Damselfly adalah nama umum untuk apa pun dari serangga Predaceous zygoptera dari Ordo Odonata, memiliki tubuh yang panjang, mata multifaset yang besar, serta dua pasang sayap transparan yang kuat, yang pada saat istirahat biasanya akan dilipat bersama-sama di atas perutnya. Mereka biasanya terbang bersama-sama selama perkawinan. Bagi manusia, mereka adalah serangga dengan warna yang paling mencolok, dan perilaku kawin yang unik yang menambah keindahan alam semesta.

4. Cecropia Moth (Hyalophora cecropia)
Juga dikenal sebagai "Ngengat Robin", ngengat Cecropia adalah ngengat terbesar ditemukan di Amerika Utara, yang memiliki sayap mencapai enam inci. Mereka adalah anggota keluarga dari spesies Saturniidae, atau ngengat sutra raksasa. Betinanya memiliki sayap dengan lebar hingga lebih dari 130 mm. Larva ngengat ini yang paling sering ditemukan pada pohon Maple, dan telah diketahui sering memakan Wild Cherry dan pohon Birch.

5. Calleta Silkmoth (Eupackardia calleta)
Calleta Silkmoth (Eupackardia calleta) adalah ngengat sutra dari keluarga Saturniidae. Ditemukan di Meksiko, Guatemala dan bagian selatan Amerika Serikat, ini satu-satunya spesies dalam Genus Eupackardia.

6. Orchid Mantis (Hymenopus coronatu)
The Hymenopus Coronatu, alias anggrek belalang, adalah belalang bunga yang biasanya ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Pada gambar di atas belalang tampak seperti sebuah anggrek. Sebenarnya mereka bersembunyi di dalam bunga dan mereka amat sangat menyerupainya, sambil menunggu mangsa serangga lain yang siap untuk di santap.

7. Hercules Beetle (Dynastes hercules)
Merupakan jenis kumbang badak yang hidup di Amerika Selatan, Kumbang Hercules dapat tumbuh hingga lebih dari 6 inci panjangnya (yang dihitung dari ujung tanduknya), dan yang paling dikenal darinya adalah kekuatannya yang mampu mendorong sesuatu dengan berat 850 kali beratnya tubuhnya sendiri. Kumbang ini hanya makan tumbuhan dan tidak agresif, kecuali berkelahi dengan kumbang Hercules lainnya.

Hotel yang Unik

Selalu ada cara pihak hotel untuk menarik tamunya. Seperti yang dilakukan oleh Das Park Hotel di Ottensheim, Austria. Alih-alih menginap di kamar nyaman, tamu hotel malah tidur di dalam pipa gorong-gorong.

Das Park Hotel bukan sedang kehabisan kamar karena kebanjiran pengunjung, tapi kamar dari pipa gorong-gorong ini adalah ciri khas Das Park Hotel untuk menarik tamu.

Jadi, jika Anda memutuskan untuk menginap di hotel ini, jangan harap akan mendapatkan kamar super luas dengan fasilitas mewah.

Namun juga bukan berarti kamar di Das Park Hotel tidak nyaman. Malah beberapa tamu hotel yang pernah menginap di sini mengatakan, bermalam di hotel ini benar-benar menyenangkan. Jelas saja, hal tersebut mungkin karena tak ada hotel lain yang bisa menyediakan fasilitas unik seperti ini.

Ruang kamar di hotel ini memang cukup sempit, hanya memiliki diameter 2,6 meter saja, seperti yang detikTravel kutip dari situs resmi Das Park Hotel.

Namun, kamar yang mirip dengan tabung tersebut punya isi yang lumayan lengkap. Di dalamnya ada ranjang, lemari, hingga lampu tidur.

Ide gila ini lahir dari kepala pemilik hotel, Robb Anderson. Dirinya mengatakan kepada News Australia bahwa pipa-pipa tersebut ditemukan secara tidak sengaja.

Dirinya kemudian meminta izin kepada penduduk setempat untuk menyulapnya menjadi kamar hotel. Tenyata, ide tersebut mendapatkan jawaban positif. Lalu jadilah kamar hotel dari pipa gorong-gorong ini.

"Tabung itu hanya terbaring di sana dan tak berguna, sehingga suatu hari saya meminta izin untuk bisa menggunakannya," ungkap Anderson. "Mereka berkata 'ya', jadi kami memutuskan untuk membuat sebuah hotel," tambahnya.

Anderson mengaku saat ini sudah ada 20 pipa yang tersedia untuk para tamu hotelnya. Berhubung wisatawan yang datang dan ingin menginap makin banyak, diriya juga mengaku bukan tidak mungkin akan ada penambahan pipa untuk kamar lagi.

Semua keuntungan hotel yang sudah terkumpul saat ini juga dialokasikan untuk penambahan kamar tersebut.

Untuk bisa bermalam di dalam pipa ini, Anda harus membayar 23,8 Euro atau sekitar Rp 298 ribu pada hari biasa. Pada akhir pekan, harganya naik menjadi 43,6 Euro atau setara dengan Rp 547 ribu.

Sayangnya, saat musim dingin, Das Park Hotel tidak bisa menerima tamu, maklum, kamarnya yang sempit tidak bisa ditambahkan penghangat ruangan

4 Ikan Pembawa Keberuntungan

4 Jenis Ikan Pembawa Keberuntungan Di Dunia



Selain sebagai peliharaan yang lucu, ikan juga seringkali dipercaya dapat membawa keberuntungan dan keseimbangan dalam rumah. Namun, ikan jenis apa saja yang dipercaya memberikan keberuntungan? Simak daftar yang diberikan oleh Boldsky berikut ini.

1. Arwana

Ikan Arwana melambangkan keberuntungan dan dianggap memiliki kekuatan besar dalam feng shui. Arwana melambangkan kesehatan, kemakmuran, dan kegembiraan, serta kekuasaan dan harta. Arwana juga dipercaya dapat mengusir kesialan dan makhluk jahat. Tempat yang tepat untuk menaruh ikan Arwana berdasarkan feng shui adalah di sebelah utara, timur, atau tenggara rumah.


2. Lou Han

Lou Han juga merupakan ikan yang populer dalam feng shui yang dipercaya bisa memberikan energi baik pada lingkungan sekitarnya. Ikan ini juga dipercaya bisa mendatangkan cinta dan keberuntungan bagi pemiliknya. Ikan Louhan yang memiliki berbagai macam warna cerah dan titik hitam yang besar dipercaya sebagai pertanda kemakmuran dan kekayaan. Berdasarkan feng shui, ikan Lou Han akan memberikan kekayaan jika diletakkan di sebelah Tenggara. Sementara meletakkan Lou Han di Timur dipercaya bisa meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga.


3. Longfin Koi (Butterfly Koi atau Dragon Carp)

Ikan keberuntungan ini dipercaya bisa memberikan pemiliknya kesuksesan, kekayaan, dan ambisi yang tinggi. Ikan Longfin Koi dipercaya sebagai perenang ulung yang legendaris dan bisa berenang melawan arus. Sehingga ikan ini melambangkan kesuksesan karir dan pencapaian yang tinggi. Ikan ini juga dipercaya bisa memberikan keberuntungan bagi pelajar dan orang-orang yang bekerja. Menurut feng shui memelihara sembilan ikan Longfin koi di akuarium akan menyerap energi negatif pada lingkungan Anda dan menyebarkan energi positif, dan akan memberikan peningkatan karir jika diletakkan di sebelah utara.

4. Ikan Maskoki

Maskoki dipercaya sebagai ikan keberuntungan yang memberikan energi positif. Biasanya delapan ikan Maskoki dipelihara dengan satu ikan hitam untuk membuang sial. Memelihara dua ikan Maskoki akan memberikan keseimbangan dalam hubungan Anda dan pasangan. Selain aspek keberuntungannya, ikan Maskoki juga dianggap sebagai ikan yang paling cantik dan atraktif.

Itulah empat jenis ikan yang dipercaya bisa membawa keberuntungan bagi pemiliknya. 

Senjata Paling Besar di Dunia

Senjata-Senjata Terbesar Di Dunia

Senjata-senjata klasik ini pernah dibuat manusia untuk saling membunuh. Dibuat dengan ukuran yg besar dan semakin besar untuk menakut-nakuti musuh. Ada yg memang benar-benar berdaya destruktif ada juga yg sekedar untuk menakut-nakuti musuh dengan penampilannya saja.


Selama laki-laki masih memilikinya, mereka akan berusaha untuk membuatnya menjadi yang paling besar. Apaan? Jangan ngeres dulu, bos. Ini kita bicara mengenai senjata meriam (canon)!



 
1. Meriam Tangan Bangsa Cina
Meski mereka tidak sadar pernah memiliki yang terbesar, bangsa Cina terbukti benar-benar menjadi pembuat yg pertama. Dengan berbagai alasan, pada akhirnya mereka berhenti menggunakannya, terutama karena disamping musuh mereka yg ketakutan, mereka seringkali malah kadang meledakkan diri mereka sendiri.

 
Chinese Hand Cannon - Bronze firearm, Yuan dynasty (1271-1368 AD).

 
Miniatur replika dari meriam tangan Chinese, dan Hand Bombard, Eropa 1380

Orang-orang Eropa sungguh-sungguh mengambil ide dari silinder metal yg tebal, pasokan mesiu, dan kejutan nakal untuk menembakkannya ke pihak yang tidak mereka sukai. Awal-awal meriam-meriam pertama mereka adalah mortir-mortir sederhana: sebongkah besi berbentuk lonceng (karena pembuat lonceng adalah pembuat meriam pertama). Mereka juga seringkali meledakkan dirinya sendiri, tapi tidak seperti bangsa China, mereka cuek saja, yang penting hasilnya setimpal, dan selama masih ada yg mau menyulut sumbunya.


2. Senjata Pertama yang Benar-benar Super

Senjata pertama yg benar-benar "super" digunakan manusia adalah bombard dari bangsa Turki Agung, yang juga dijuluki Dardanelles Gun, Senjata Kerajaan, Meriam bangsa Hongaria, atau sebutan yang lainnya yang kalo orang betawi liat bakal bilang gini:"Busyeeet, itu meriem apa kapal?"


Dibuat tahun 1453 di Hongaria dan digunakan bangsa Turki untuk merebut Konstantinopel, mereka membuat shock pembuatnya dengan tidak disangka melakukan apa yg mereka telah rencanakan: mengirim 1500 pound bola granit ke siapa saja dimana moncong meriam ini diarahkan.


3. Monster Sombong Milik Tsar

Tidak pernah ingin dikalahkan, bangsa Rusia menyombongkan dirinya dengan apa yg disebut Pemusnah Pasti Musuh. Pura-pura dirakit tahun 1585, meriam Tsar sebuah monster dengan mulut lebarnya didesain untuk melontarkan 800 pound peluru ke musuh mereka. Tsar ini sendiri tidak pernah menembakkan peluru meriam, tapi tidak pernah menghentikan militer Rusia untuk membangga-banggakan betapa besarnya senjata ini hingga orang-orang bosan mendengarnya.




Meriam raksasa lainnya: Mons Meg, buatan tahun 1449 and benar-benar ditembakkan selama 200 tahun - saat ini ditempatkan di Kastil Edinburgh, Skotlandia.



 
3. Trench Horror Upgrade
Dikatakan perang dunia pertama adalah benar-benar perang moderen pertama. Gas racun, tank-tank, pertempuran udara, senjata mesin - sepertinya mereka dengan gembira berksperimen pada tahun-tahun horror itu. Tapi tetap saja senjata-senjata klasik masih digunakan, silinder metal tebal tua yg tetap standby, mesiu, dan kejutan nakal, tidak pernah ketinggalan. Tapi sejak perang moderen ini, meriam klasik diupgrade menjadi lebih besar - sangat besar.

Ganjil rasanya moster pembunuh diberi nama dengan nama perempuan, tapi engineer Krup yg romantis melakukannya: botol sampanye senjata kaliber 17-inch, mereka membaptisnya dengan nama anak perempuan boss-nya. Big Bertha, atau lebih tepat "Fat Bertha" mulai dimiliki militer Jerman, digunakan di Belgia di Liege, Namur, dan Antwrep, dan juga digunakan di Maubeuge, Perancis dengan ukuran yang benar-benar besar.



Tapi itu belum cukup. Betul Bertha memiliki ukuran yg luar biasa, tapi apa yang Jerman inginkan adalah sesuatu yg benar-benar menggetarkan - terutama sejak Amerika yg sombong mulai memainkan perannya.


4. Long Max Mengikuti Big Bertha

Mencari sesuatu yg mereka bisa perkuat di Front Utara untuk membuat mereka terlihat lebih besar, mereka melirik laut dan mulai melakukan ide transplantasi daripada mengembangkannya. Supaya tidak ribet, Long Max dibuat sebagai senjata untuk angkatan lautnya, terbesar yg Jerman pernah miliki. Tidak lama, senjata ini digunakan di darat. Di medan pertempuran senjata ini menunjukkan giginya dengan menembakkan 1600 pound peluru hingga jarak 30 mil!


(Perbandingan senjata kaliber 30,5 cm/50 dan 38 cm/45)



 
5. Senjata Terror Pertama
Ternyata itu saja belum cukup! Senjata ini masih hasil transplantasi senjata di laut, dan kadang-kadang dijuluki senjata terror yang pertama.

Meski membutuhkan pemeliharaan ekstra dan tidak menghasilkan daya destruktif besar, tapi tetap saja membuat takut, apalagi senjata ini mampu mengirim pelornya hingga sejauh 80 mil!


Ini adalah moster buat Jerman - dipasang di kereta khusus, bunyinya sangat keras sampai-sampai pada waktu yg bersamaan artileri biasa juga ditembakkan untuk meredam gemuruh penembakannya.

Catatan Lain:

Konsep meriam elektrik yg menarik (tanpa mesiu) di tahun 1932:





6. Sejata Terbesar yang Pernah Dibuat

Ketika perdamaian dibuat, orang-orang mulai sedikit "sopan" dan bijaksana mengenai ukuran amunisi mereka. Hingga orang-orang Jerman memutuskan untuk memukul genderang perangnya.


Tidak diragukan lagi, Gustav Schwere ini sangat impresif. Senjata ini dimiliki Angkatan Laut Jerman, tapi tidak seperti lainnya yg menakutkan, Shewere Gustav lebih-lebih dari seorang pembual yg bergemuruh.


Senjata pertama dinamai "Gustav", yang kedua "Dora":



Lihat kusutnya sejarah persiapan senjata




Monster ini begitu besar hingga butuh 2500 prajurit untuk menyiapkannya dan untuk mengangkutnya digunakan kereta dengan 25 rangkaian gerbong sepanjang hampir 1 mil!

Tidak seperti yang versi Paris, jangkauannya hanya 30 mil, tapi Jerman benar-benar puas dengannya, apalagi monster ini sanggup melontarkan pelor seberat 1000, 2000, atau bahkan 3000 pound!



Senjata lainnya pada era itu ("K-5E Leopold"):





Lihat gambar 3-D dari senjata-senjata rel di halaman ini (by Greh Heuer)



 
7. Supergun Centipede
Tidak hanya Jerman yg terobsesi dengan ukuran senjata. Orang-orang Inggris dan Amerika juga tidak mau ketinggalan. Sebelum perdamaian dilanggar lagi, Jerman punya satu ide pamugkas, senjata yg benar-benar membuat mereka benar-benar bisa menegakkan kepala mereka tinggi-tinggi di muka bumi.



Yang membuat senjata V3 Hochdruckpumpe ("High Pressure Pump", atau "Centipede") demikian menarik adalah bahwa ini bukan satu buah senjata tapi kumpulan dari senjata-senjata yg lebih kecil yang dapat ditembakkan dengan tepat dan akurat dengan cepat dan makin cepat. Merupakan bagian dari paket keseluruhan Victor Weapon yang termasuk V1 Buzz Bomb dan V2 (misil balistik pertama), V3 secara permanen dipasang di benteng tangguh di Perancis dimana akan menembakkan pelurunya hingga jarak lebih dari 100 mil, tepat di jantung kota London.


8. Lebih-lebih dari Supergun yang Mampu Mencapai Stratosfer

Setelah perang itu segala sesuatunya menjadi dipikirkan baik-baik dan bijaksana. Banyak pihak tidak lagi memikirkan ukuran senjata-senjata mereka tapi sesuatu yg lebih efektif dan berdaya besar untuk memperkuat artileri. Pada akhirnya muncullah era Misil-misil yg banyak dibuat pada masa itu. Amerika sendiri dengan desainer jeniusnya Gerald Bull membangun HARP System, jauh lebih dari sekedar supergun karena didesain untuk mencapai ujung lapisan stratosfer.




Seperti halnya di Krupps, Bull sangat menyukai senjatanya. Setelah HARP melemah, Bull mencoba mencari pihak lain untuk menghidupkan kembali idenya soal supergun sejati, suatu materpiece, sesuatu yg dunia akan mengakuinya sebagai yang terbesar.
Proyek terhebatnya adalah Babylon Project, meski agak samar-samar, Bull jelas akan melakukan apa yg HARP tidak bisa lakukan, Bull akan membuat sesuatu yang bisa ditembakkan ke luar angkasa.



Bull memang seorang jenius tapi sekaligus bodoh karena satu hal: memilih klien.
Setelah mengajukan proposal Babylon-nya kesana kemari, akhirnya dia malah memilih Timur Tengah, dimana seorang presiden di sana telah menulis cek untuknya untuk membuat senjata terbesar di dunia.



9. Supergun Saddam Yang Membawa Malapetaka bagi Penemunya

Masalahnya tanda tangan di cek itu adalah milik Saddam Hussein, dan tentu saja membuat banyak pihak kalang kabut, apalagi kalau Bull berhasil, Saddam dapat mengirim misil hingga sejauh 500 mil!



Tapi akhirnya Bull tidak berhasil, bukan karena dia tidak bisa, tapi karena senjata kecillah yang menjadi penyebabnya.
Agen Israel, Mossad, menembakkan peluru tepat di otaknya, tentu saja karena dia berani bersekongkol dengan Saddam untuk membuat senjata.

Selesai.

 
 
Images by Freepik