| Kota Surabaya Kota Pahlawan |
|||
|---|---|---|---|
| — Jawa |
|||
|
Tugu Pahlawan
|
|||
|
|||
| Koordinat: 7°16′S 112°43′E | |||
| Negara | |||
| Hari jadi | 31 Mei 1293 | ||
| Pemerintahan | |||
| - Wali kota | Tri Rismaharini | ||
| - DAU | Rp. 1.160.025.693.000.- (2013)[1] | ||
| Luas | |||
| - Total | 333,063 km2 | ||
| Populasi (2012) | |||
| - Total | 3,123,914 | ||
| - Kepadatan | 9.379,3/km² | ||
| Zona waktu | WIB (UTC+7) | ||
| Kode telepon | +62 31 | ||
| SNI 7657:2010 | SBY | ||
| Situs web | www.surabaya.go.id | ||
Selasa, 05 Maret 2013
SURABAYA
Kota Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta,
dengan jumlah penduduk metropolisnya yang mencapai 3 juta jiwa,
Surabaya merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan
di kawasan Indonesia timur. Surabaya terkenal dengan sebutan Kota
Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan
merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah. Kata Surabaya konon
berasal dari cerita mitos pertempuran antara sura (ikan hiu) dan baya (buaya) dan akhirnya menjadi kota Surabaya
JAMBI
| Jambi | |||
|---|---|---|---|
| — Provinsi — | |||
|
|||
| Moto: "Sepucuk Jambi Sembilan Lurah" | |||
| Peta lokasi Jambi | |||
| Negara | |||
| Hari jadi | 25 Juni 1958 | ||
| Dasar hukum | UU No. 61 tahun 1958 | ||
| Ibu kota | Kota Jambi | ||
| Koordinat | 2º 45' - 0º 45' LS 101º 0' - 104º 55' BT[1] |
||
| Pemerintahan | |||
| - Gubernur | Hasan Basri Agus | ||
| - DAU | Rp. 583.882.413.000,- (2011)[2] | ||
| Luas | |||
| - Total | 53.435,72 km2 | ||
| - Daratan | 53.010,22 km2 | ||
| - Perairan | 425,5 km2 | ||
| Populasi (2010)[3] | |||
| - Total | 3.092.265 | ||
| - Kepadatan | 57,9/km² | ||
| Demografi | |||
| - Suku bangsa | Melayu (37,87%), Jawa (27,64%), Kerinci (10,56%), Minangkabau (5,47%), Banjar (3,47%), Sunda (2,62%), Bugis (2,59%), Lain-lain (9,78%) [4] | ||
| - Agama | Islam (96,5%), Kristen (3%), Buddha (1%), Hindu (0,12%) | ||
| - Bahasa | Melayu Jambi, Jambi Seberang, Jambi Kota, Kerinci | ||
| Zona waktu | WIB | ||
| Kabupaten | 9 | ||
| Kota | 2 | ||
| Kecamatan | 76 | ||
| Desa/kelurahan | 1.189 | ||
| Lagu daerah | Injit-injit Semut, Pinang Muda, Mak inang, Tanduklah Lancip, Batanghari, Angso Duo | ||
| Situs web | http://www.jambiprov.go.id/ | ||
| Jambi adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di pesisir timur di bagian tengah Pulau Sumatera. Jambi adalah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang ibukotanya bernama sama dengan nama provinsinya, selain Bengkulu dan Gorontalo. Jambi merupakan tempat berasalnya Bangsa Melayu yaitu dari Kerajaan Malayu di Batang Hari Jambi. Bahasa Melayu Jambi sama seperti Melayu Palembang dan Melayu Bengkulu, yaitu berdialek "o". |
DKI JAKARTA
Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta, Jakarta Raya) adalah ibu kota negara Indonesia. Jakarta merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa. Dahulu pernah dikenal dengan nama Sunda Kelapa (sebelum 1527), Jayakarta (1527-1619), Batavia/Batauia, atau Jaccatra (1619-1942), dan Djakarta (1942-1972).
Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 9.607.787 jiwa (2010).[2] Wilayah metropolitan Jakarta (Jabotabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa,[5] merupakan metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia.[
Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 9.607.787 jiwa (2010).[2] Wilayah metropolitan Jakarta (Jabotabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa,[5] merupakan metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia.[
DI YOGYAKARTA
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan bekas (Negara) Kesultanan Yogyakarta dan [Negara] Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2
ini terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yang terbagi lagi
menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk
2010 memiliki jumlah penduduk 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404
laki-laki dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk
sebesar 1.084 jiwa per km2[5].
Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menyebabkan sering terjadinya penyingkatan nomenkaltur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa ini sering diidentikkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walaupun memiliki luas terkecil ke dua setelah Provinsi DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional dan internasional. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tempat tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Selain itu Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah terparah akibat bencana gempa pada tanggal 27 Mei 2006 dan erupsi Gunung Merapi pada medio Oktober-November 2010.
Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menyebabkan sering terjadinya penyingkatan nomenkaltur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa ini sering diidentikkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walaupun memiliki luas terkecil ke dua setelah Provinsi DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional dan internasional. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tempat tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Selain itu Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah terparah akibat bencana gempa pada tanggal 27 Mei 2006 dan erupsi Gunung Merapi pada medio Oktober-November 2010.
|
|||
| Moto: [1]"Amemayu Hayuning Bawana" (Bahasa Jawa: Mengalir dalam hembusan alam) |
|||
PALEMBANG
Kota Palembang adalah ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan.
Sejarah Palembang yang pernah menjadi ibu kota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara pada saat itu, Kerajaan Sriwijaya, yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 juga membuat kota ini dikenal dengan julukan "Bumi Sriwijaya". Berdasarkan prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 682 Masehi, menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East ("Venesia dari Timur").
Saat ini Wali Kota Palembang dijabat oleh Ir. H. Eddy Santana Putra, MT dengan wakil H. Romi Herton, SH, MH.
Sejarah Palembang yang pernah menjadi ibu kota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara pada saat itu, Kerajaan Sriwijaya, yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 juga membuat kota ini dikenal dengan julukan "Bumi Sriwijaya". Berdasarkan prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 682 Masehi, menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East ("Venesia dari Timur").
BANDUNG
Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat sekaligus menjadi ibu kota provinsi tersebut. Kota ini terletak 140 km sebelah tenggara Jakarta, dan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya menurut jumlah penduduk. Sedangkan wilayah Bandung Raya (Wilayah Metropolitan Bandung) merupakan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jabodetabek dan Gerbangkertosusila (Grebangkertosusilo). Di kota yang bersejarah ini, berdiri sebuah perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool te Bandoeng - TH Bandung, sekarang Institut Teknologi Bandung - ITB)[2], menjadi ajang pertempuran di masa kemerdekaan[3], serta pernah menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955,[4] suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika.[5]
Pada tahun 1990 kota Bandung menjadi salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time.[6]
Kota kembang merupakan sebutan lain untuk kota ini, karena pada jaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Parijs van Java karena keindahannya. Selain itu kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar di kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota wisata kuliner. Dan pada tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur.[7] Saat ini kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.
Pada tahun 1990 kota Bandung menjadi salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time.[6]
Kota kembang merupakan sebutan lain untuk kota ini, karena pada jaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Parijs van Java karena keindahannya. Selain itu kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar di kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota wisata kuliner. Dan pada tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur.[7] Saat ini kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.
Minggu, 03 Maret 2013
SURAKARTA
|
Searah jarum jam: Citra kota Solo, Omah Sinten, Pura Mangkunagaran, Sriwedari, Pasar Antik Triwindu
|
|||
|
|||
| Moto: Mulat sarira angrasa wani Semboyan: "Berseri Slogan: The Spirit of Java |
|||
| Peta lokasi Surakarta | |||
|
|
|||
| Koordinat: Glocode: QGU93.FVQ22 |
|||
| Negara | |||
|---|---|---|---|
| Provinsi | Jawa Tengah | ||
| Hari jadi | 17 Februari 1745 | ||
| Pemerintahan | |||
| - Wali Kota | F.X. Hadi Rudyatmo | ||
| Luas | |||
| - Total | 44,03 km2 | ||
| - Peringkat luas | 79 | ||
| Ketinggian | 93 - 98 m | ||
| Populasi (2010)[1] | |||
| - Total | 503,421 | ||
| - Peringkat | 22 | ||
| - Kepadatan | 11.433,6/km² | ||
| - Peringkat kepadatan | 8 | ||
| Demografi | |||
| - Suku bangsa | Jawa, Tionghoa, Arab | ||
| - Agama | Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha | ||
| - Bahasa | Jawa, Indonesia | ||
| Zona waktu | WIB (UTC+7) | ||
| Kode telepon | 0271 | ||
| TNKB | AD | ||
| Kode BPS | 3372 | ||
| Kota kembar | |||
| - Montana | Bulgaria | ||
| - Bilbao | Spanyol | ||
| Kecamatan | 5 | ||
| Kelurahan | 51 | ||
| Flora | Sirih (Piper betle L)[2] | ||
| Fauna | Punai Manten (Treron griseicauda)[3] | ||
| Situs web | www.surakarta.go.id | ||
| Buku Wiki memiliki buku bertajuk |
Langganan:
Postingan (Atom)